SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SMA NEGERI 1 TAPEN

Kamis, 28 Juli 2016

Pergantian Mendikbud Dinilai Mengejutkan





JAKARTA,(PR).- Pergantian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dilakukan pemerintah dikhawatirkan menimbulkan permasalahan baru di dunia pendidikan Indonesia. Pembangunan sistem pendidikan dengan sejumlah program pelibatan masyarakat yang dibangun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan seharusnya tidak diputus di tengah jalan.
Pengamat pendidikan Donny Kusuma menuturkan, dilengserkannya Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cukup mengejutkan abgi dunia pendidikan Indonesia. "Saya pribadi menilai, Pak Anies sudah memulai sesuatu yang baik dengan program-programnya. Seharusnya apa yang sudah dimulai ini tidak diputus di tengah jalan. Karena biasanya setiap pemutusan di tengah jalan seperti ini, biasanya justru menimbulkan masalah," ujarnya ketika dihubungi, Rabu 27 Juli 2016.
Presiden Joko Widodo melakukan pengumuman resmi perombakan susunan kabinet pada Rabu 27 Juli 2016 siang. Posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan digantikan Muhadjir Effendy, yang merupakan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Menurut Donny, publik cukup mengapresiasi sejumlah regulasi yang telah dikeluarkan Anies Baswedan selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Diantaranya adalah program sekolah aman melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 82 tahun 2015, Penumbuhan Budi Pekerti (Permendikbud No 23 tahun 2015), kawasan tanpa rokok di sekolah  (Permendikbud No 64 tahun 2015), hingga dihapuskannya Masa Orientasi Siswa (MOS) menjadi Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) melalui Permendikbud 18 tahun 2016.
"Saya kira resuffle ini bukan masalah kinerja. Tapi lebih pada masalah politik. Saya harap sistem dan budaya yang sedang berusaha dibangun oleh menteri sebelumnya (Anies BAswedan-red), bsa dilanjutkan oleh menteri yang baru nanti (Mudadjir Effendy)," ucapnya. Apalagi, menurut dia, permasalahan kurikulum 2013 yang hingga saat ini belum rampung.
Sementara itu, para pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar pertemuan tertutup tak lama setelah pengumuman pergantian atasannya.

0 komentar:

Posting Komentar